Subscribe Now: Feed Icon

Memaparkan catatan dengan label Forex Tips. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Forex Tips. Papar semua catatan

Ahad, 5 Julai 2020

Teknik SNR (Support And Resistance)

Teknik SNR (Support And Resistance)

SUPPORT AND RESISTANCE ( SNR )

Support : harga Lantai
Resistance : harga siling
Dalam konsep trading support dan resistance ( SNR ) position buy diambil pada bahagian
support dan sell di resistance.

Bagaimana nak menentukan support dan resistance

Cara mudah untuk menentukan support dan resistance ialah dengan menentukan lembahlembah
yang jelas atau harga puncak yang jelas. Lihat contoh :


Gambar di atas adalah gambarajah chart yang ditandakan dengan SNR. Line merah adalah SNR anak panah warna biru menunjukkan resisten manakala hijau pula menunjukkan support. Cuba perhatikan lembah yang jelas dijadikan support dan puncak yang tertinggi dijadikan resisten. Pendek kata price yang melakukan u turn atau bentuk U atau V yang jelas berpotensi dijadikan kawasan SNR

TRENDLINE

Adalah untuk analisa sesuatu trend. Ia juga berupa SNR yang condong. Cara untuk trade trendline ialah buy pd SNR trendline yang menaik dan sell pada SNR trendline yang menurun. Lihat contoh trendline :

Rajah di atas menunjukkan Line yang berwarna biru merupakan trendline (SNR trend) pada market bearish atau downtrend, anak panah bewarna merah merupakan SELL di resisten trendline


Rajah di atas menunjukkan line yang berwarna biru trendline pada market bullish atau uptrend. Pada keadaan ini disarankan hanya fokus pada buy di area support trendline tersebut



CARA MENGENAL TREND

Jika kita perhatikan kebanyakan trader menentukan trend dengan menggunakan moving average dalam Teknik SNR. Kita akan belajar mengenal trend dengan price action movement dan trendline sahaja. Kerana indikator juga terbentuk selepas terjadinya pergerakan price action jadi jika mahir anda sudah berada beberapa tapak berbanding trader yang menngunakan indikator.

Di bawah merupakan contoh menentukan trend dengan mengunakan moving average Rajah di



Rajah di atas merupakan cara menentukan trend dengan menggunakan moving average.
Price berada di atas moving average seperti ditunjukkan anak panah berwarna merah merupakan trend tengah up
Posisi yang perlu di ambil hanya buy sahaja
Manakala price atau candle yang berada di bawah moving average posisi yang perlu di ambil hanya sell sahaja seperti yang ditunjukkan anak panah yang berwarna biru

Mari kita lihat bagaimana menentukan trend dengan menggunakan price action. Jika kita lihat gambaran kasar trend adalah berbentuk seperti ini


Di atas merupakan contoh market downtrend yang sudah menjadi. Jika kita lihat trend adalah berbentuk seperti tangga atau wave. Contoh di atas cuba lihat ia berupa tangga yang menurun atau wave yang menurun. Sifat trend adalah rakus kasar agresive aktif dan mempunyai candle yang besar-besar.

Corrective : adalah retracement iaitu arah yang melawan trend, contoh market adalah downtrend maka corective downtrend adalah candle yang menaik tetapi tidak seaktif candle trend. Corrective market bersifat slow tidak aktif candle kecil-kecil dan tidak agresive. Rujuk gambar di bawah


Rajah di atas merupakan contoh uptrend market. Kotak yang berwarna hijau candlenya mempunyai
sifat yang aktif manakala kotak merah bersifat tidak aktif. Kotak hijau berupa trend kotak merah
adalah corrective @ retracement


MENGENAL TREND BERPANDUKAN MINOR SNR DAN FENOMENA ROLE AND REVERSAL

Fenomena role and reversal :

Merupakan sebuah fenomena yang mana price break SNR kemudian berpatah balik ke SNR yang telah di break tadi. Lihat gambar untuk lebih jelas :







HAFAL INGAT DAN FAHAMKAN KEY MENGENAL TREND DI BAWAH INI:

Market uptrend : 
  • Price atau chart berbentuk seperti tangga menaik atau wave menaik
  • Price yang berjaya memecahkan resisten dan gagal menyentuh support atau memecahkan support yang lama atau sebelum.
  • Price berjaya membuat new high dan gagal membuat new low
  • Low--> high (h) --> high lower (HL)--> higher high (HH)

Market downtrend : 
  • Price atau chart berbentuk seperti tangga menurun atau wave menurun
  • Price atau market yang berjaya memecahkan support dan gagal menyentuh resisten atau gagal memecahkan resisten yang lama atau sebelum.
  • Price berjaya membuat new low dan gagal membuat new high
  • High --> low (L) --> lower high (LH) --> lower low (LL)

Lihat rajah di bawah untuk lebih jelas :




Berdasarkan rajah di atas ia merupakan market uptrend bermula dari bawah ( low ) market membuat new high dengan memecahkan minor snr kemudian market turun ( correction atau retrace) dan gagal menyentuh atau memecahkan support yang lama pad low.
Market kemudian naik lg dengan memecahkan minor snr lagi kemudian membuat new high lagi.
Ok sekarang mari kita lihat support yang lama adalah Low dan high lower pada market uptrend . manakala untuk support yang lama atau support sebelum bagi market downtrend ialah high atau lower high.



MENGENAL TREND BERPANDUKAN TRENDLINE

Trendline adalah tools untuk mengenal trend. Ia juga adalah support dan resisten yang condong. Cara untuk memasang tool trend line adalah dengan memastikan dua titik high untuk downtrend dan dua titik low untuk uptrend. Lihat contoh di bawah:


Rajah di atas adalah contoh trendline di pasang pada 2 titik high untuk market downtrend Dalam keadaan market begini trader pro hanya fokus pada sell sahaja. Ingat trend is your friend. Apabila price memecahkan trendline di atas kemungkinan price akan berubah menjadi uptrend. Lihat contoh


Lihat rajah di atas dimana price telah break trendline dan telah close di atas trendline. Keadaan begini kebiasaan nya trader akan mengambil position buy kerana menganggap telah berlaku up trend. Lihat rajah seterusnya

Lihat price terjun lagi semahu-mahunya, malang nasib jika ada yang buy pada breakout tersebut seperti yang ditunjukkan dalam bulatan tersebut lebih-lebih lagi jika tiada stoploss.


Mari kita buat kesimpulan kenapa tidak boleh buy lagi berdasarkan Teknik Snr.
Salah satu sebab nya ialah walaupun price telah break trendline kita tidak boleh consider lagi ia sebagai uptrend kerana price belum mencecah atau break resisten yang lama/sebelum atau past resisten lihat rajah di bawah :


Ingat kembali teori trend berdasarkan price action. Titik 2 adalah lower high yang juga merupakan resisten yang lama / sebelum. Walaupun price sudah pecah trendline tapi price belum cecah atau pecah past resisten, maka ia masih dianggap downtrend. Itu hanya salah satu faktor kenapa masih tidak boleh buy.

Selamat Trading

Rabu, 29 Mei 2013

Tips Menghindari Kekalahan Dalam Trading Forex



Jika Anda baru untuk mengenal forex, Anda perlu memahami betul bahwa perdagangan forex mempunyai risiko-risiko yang dapat menghabiskan modal Anda. Jadi sebelum Anda memulainya, ada baiknya bila Anda memahami segala dan semua risiko-risiko yang ada.
Forex tergolong dalam jenis investasi ataupun perdagangan 'High Risk'. Beresiko besar, disamping konsekuensinya adalah berujung pada 'High Gain' apabila Anda menang ataupun menguasainya. Namun apabila kekalahan yg terjadi, bisa berakibat dana Anda ludes di telan pasar dalam sekejab.

Maka dibawah ini ada beberapa tips yang dapat Anda jadikan bahan pertimbangan untuk menghindari kekalahan dalam trading forex.

1. Gunakan Stop Loss
Ada dilema yang harus dihadapi trader dalam bertransaksi di forex, ketika posisi mereka menyentuh stop loss harga kembali berbalik ke arah yang sudah mereka prediksi. Namun banyak kasus membuktikan bahwa tanpa stop loss kerugian trader bisa sangat tidak terbatas. Dengan tidak memakai stop loss berarti Anda sedang berusaha untuk melawan 1 hukum forex dasar, yaitu Anda akan melawan pasar, kalau seperti itu siaplah dengan kerugian yg tak berdasar dan habisnya dana modal trading Anda.

2. Over Confident
Hal ini seringkali menjadi masalah besar dalam bertransaksi. Terlalu percaya diri sangat berbahaya karena kadangkala kita tidak tahu persis apa yang terjadi di pasar.

3. Over Trading
Melakukan transaksi forex secara berlebihan/besar terhadap dana yang kita miliki. Transaksi forex adalah sistem margin sehingga sangat beresiko, maka kita perlu memperhitungkan dengan cermat berapa sebaiknya jumlah lot yang akan kita transaksikan. 10 persen dari dana yang kita miliki setiap masuk posisi adalah salah satu cara yang baik.

4. Trading by Moment
Tidak perlu setiap hari masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat moment yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada moment, lebih baik berdiam diri sambil terus memantau keadaan pasar.


5. Sistem Trading Sederhana, Tapi Benar Anda Mengerti
Ada kecenderungan bahwa semakin banyak indikator yang kita gunakan dalam chart akan lebih banyak sinyal yang kita peroleh. Namun kenyataannya, semakin banyak indikator membuat kita bingung karena masing-masing memberi sinyal yang berbeda. Menggunakan 2 atau 3 indikator dapat mempermudah kita untuk masuk pasar.

6. Memahami Efek suatu Berita Fundamental
Trader yang bertransaksi dengan mengandalkan suatu berita beberapa kali sangat mengecewakan karena tidak sesuai dengan apa yang mereka prediksikan. Maka sangat penting bagi trader untuk memahami dan mengerti dengan jelas berita atau informasi yang akan diumumkan dan kita juga mencari tahu bagaimana pasar mengantisipasinya.

7. Perhatikan Teknikal Dan Fundamental Sekaligus
Trader yang terlalu mengandalkan chart(teknikal) dalam transaksi melihat pergerakan harga cenderung bergerak dalam pola yang sudah ada. Namun berita (fundamental) ataupun kebijakan tertentu bisa merubah tren di pasar, sehingga memberi kejutan-kejutan yg tidak seperti pada arah chart. Jadi dalam transaksi forex lebih baik jika menggabungkan antara analisa fundamental dan analisa teknikal

8. Pahami Alokasi Dan Pengaturan Dana dengan Baik.
Pelajari faktor dana yg Anda resikokan dalam trading Anda. Apabila Anda asal-asalan saja dalam mengatur lot dan leverage trading Anda, maka dana akan semakin cepat habis. Dengan kata lain perhatikan ketahanan margin/modal Anda dalam trading dengan benar.

9. Anda Manusia - Beristirahatlah
Trading forex khususnya yg online memang bisa dilakukan 24 jam dari rumah. Anda bisa terus-terusan trading, tapi ingatlah kita bukan mesin, jika Anda sakit(lelah fisik dan mental) pastinya trading Anda akan hancur. Jadi sadar dan bijaklah dalam hal ini. Manusia ada batasnya.

10. Tidak Ada Kalah Menang yg Absolut
Jika hari ini kalah sudah tidak usah disesali terlalu dalam jangan terbawa emosi untuk membalikkan dsb. Hukum forex: Kalah-Menang adalah biasa.


Subscribe via email